MA Darunnajah Gelar Wisata Religi dan Studi Tour ke Jawa Tengah dan Jawa Barat Tahun 2024
MA Darunnajah Gelar Wisata Religi dan Studi Tour ke Jawa Tengah dan Jawa Barat Tahun 2024
Darunnajah akan menyelenggarakan Wisata Religi dan Studi Tour yang berlangsung pada 20–24 Desember 2024. Kegiatan ini mengajak siswa untuk menjelajahi 16 destinasi religi, budaya, dan edukasi di berbagai wilayah, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.
Program tahunan ini bertujuan untuk memberikan wawasan langsung tentang sejarah Islam, perjuangan tokoh agama, dan pentingnya persatuan dalam keberagaman. Kepala MA Darunnajah, Muh. Habibulloh, M.Pd.I, menyampaikan, "Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman menyenangkan bagi siswa, tetapi juga mampu memperkaya wawasan mereka tentang sejarah Islam dan budaya bangsa." Para siswa akan mengunjungi beberapa destinasi ikonik yang sarat nilai sejarah dan keagamana, seperti :
- Makam KH. Bastomi (Trenggalek, Jawa Timur)
Makam KH. Bastomi berada di Kalutan, Trenggalek, bersebelahan dengan Pondok Pesantren Al-Ittihat Darunnajah. KH. Bastomi dikenal sebagai salah satu ulama besar yang berperan dalam penyebaran ajaran Islam di wilayah Trenggalek.
- Makam Sunan Muria (Kudus, Jawa Tengah)
Sunan Muria, salah satu dari Wali Songo, dikenal sebagai penyebar Islam yang menyasar masyarakat pedalaman. Makamnya terletak di kawasan pegunungan yang indah, memberikan suasana spiritual yang mendalam. Mengajarkan kepada siswa pentingnya pendekatan yang bijak dalam berdakwah sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.
- Makam Sunan Kudus (Kudus, Jawa Tengah)
Sunan Kudus adalah wali yang dikenal dengan pendekatannya yang menggunakan kearifan lokal, termasuk simbol-simbol Hindu-Buddha untuk menarik simpati masyarakat. Siswa dapat memahami harmoni budaya dalam penyebaran Islam di Nusantara.
- Makam Sunan Kalijaga (Demak, Jawa Tengah)
Sunan Kalijaga dikenal karena metode dakwahnya yang kreatif, seperti melalui seni, budaya, dan wayang. Makamnya menjadi salah satu destinasi religi penting di Jawa Tengah. Siswa dapat mempelajari bagaimana seni dan budaya bisa menjadi media dakwahyang efektif.
- Masjid Agung Demak dan Makam Raden Fatah (Demak, Jawa Tengah)
Masjid Agung Demak adalah masjid tertua di Indonesia, didirikan oleh Wali Songo. Raden Fatah, sebagai Sultan Demak pertama, berperan besar dalam menyebarkan Islam di tanah Jawa. Siswa dapat menanamkan kebanggaan pada sejarah Islam di Indonesia dan pentingnya peran masjid sebagai pusat peradaban.
- Makam Sunan Gunung Jati (Cirebon, Jawa Barat)
Sunan Gunung Jati adalah salah satu Wali Songo yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Jawa Barat. Makamnya menjadi pusat ziarah di Cirebon. Mengajarkan siswa tentang hubungan antara dakwah Islam dan kebijakan pemerintahan yang dijalankan Sunan Gunung Jati.
- Makam Syekh Maulana Hasanuddin (Serang, Banten)
Syekh Maulana Hasanuddin adalah putra Sunan Gunung Jati dan pendiri Kesultanan Banten. Makamnya menjadi simbol perjuangan Islam di Banten. Siswa dapat memahami penyebaran Islam di wilayah barat Pulau Jawa melalui dakwah dan politik.
- Makam Syekh Syarif Maulana Yusuf (Serang, Banten)
Seorang tokoh penting dalam sejarah Islam Banten, Syekh Maulana Yusuf juga dikenal sebagai sosok yang menyebarkan pendidikan Islam. Siswa dapat meneladani perjuangan ulama dalam membangun masyarakat religius.
- Makam Mbah Priok (Jakarta)
Mbah Priok dikenal sebagai penyebar Islam awal di wilayah Jakarta. Makamnya menjadi tujuan utama ziarah religi. Mengenalkan siswa pada sejarah awal Islam di wilayah pesisir barat.
- Masjid Istiqlal (Jakarta)
Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara, simbol kemerdekaan dan toleransi beragama di Indonesia. Menanamkan rasa bangga pada siswa terhadap kemegahan Islam di Indonesia.
- Tugu Monas (Jakarta)
Monumen Nasional (Monas) adalah simbol perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Memperkuat rasa nasionalisme dan menghargai sejarah perjuangan bangsa pada siswa.
- Makam Syekh Ngora (Panjalu, Ciamis, Jawa Barat)
Syekh Ngora, yang dikenal sebagai Harian Kencana, adalah tokoh ulama di wilayah Panjalu. Siswa dapat belajar tentang pengaruh Islam di daerah Sunda.
- Makam Syekh Abdul Muhyi (Pamijahan, Tasikmalaya, Jawa Barat)
Syekh Abdul Muhyi adalah penyebar Islam di Tasikmalaya dan dikenal dengan tarekatnya. Siswa dapat mendalami nilai-nilai sufisme dan tarekat dalam Islam.
- Makam Kyai Raden Santri (Gunung Preng, Magelang, Jawa Tengah)
Kyai Raden Santri adalah tokoh dakwah Islam yang terkenal di Magelang. Mengapresiasi peran ulama lokal dalam penyebaran Islam.
- Malioboro (Yogyakarta, Jawa Tengah)
Malioboro adalah pusat wisata budaya dan ekonomi di Yogyakarta. Siswa dapat belajar tentang interaksi budaya dan ekonomi di pusat pariwisata.
- Makam Ki Ageng Pandanaran (Sunan Bayat, Klaten, Jawa Tengah)
Ki Ageng Pandanaran adalah seorang tokoh penyebar Islam di Klaten dan sekitarnya. Siswa dapat belajar untuk meneladani perjuangan Ki Ageng dalam mengajarkan Islam kepada masyarakat Jawa.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai perjalanan wisata, tetapi juga sebagai bentuk pembelajaran langsung di luar kelas. Para siswa akan diajak memahami perjuangan tokoh-tokoh Islam dalam menyebarkan agama dan membangun peradaban. Selain itu, kunjungan ke destinasi budaya seperti Malioboro dan Monas diharapkan dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap bangsa dan negara.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SAMUDRA Nusantara: MI, MTs, dan MA Darunnajah Bersatu dalam Purnawiyata Berbudaya
Trenggalek , Sabtu pagi, 28 Mei 2024 Hall Majapahit dipenuhi suasana haru dan bahagia. Ratusan siswa, guru, orang tua, serta tamu undangan dari berbagai instansi hadir dalam momen berse
Bangga! 13 Siswa MA Darunnajah Tembus PTN dan PTS
Trenggalek, 22 Mei 2025 — Sebuah prestasi membanggakan kembali diukir oleh Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah. Sebanyak 13 siswa kelas XII berhasil lolos seleksi dan diterima di berb
MA Darunnajah Gandeng Satlantas Polres Trenggalek dalam Coaching Clinic "Pesantren Road Safety 2025"
Santri Selamat, Trenggalek Hebat, Indonesia Kuat! Trenggalek, 08 Mei 2025 — Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Madra
Lulus 100%! MA Darunnajah Lepas Siswa Kelas XII Menuju Masa Depan Gemilang
Trenggalek, 6 Mei 2025 – Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah hari ini secara resmi mengumumkan Surat Keputusan (SK) Kelulusan bagi siswa-siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2024/2025. Mom
Seleksi PPDB Gelombang 1 MA Darunnajah Tahun Pelajaran 2025/2026 Berlangsung Lancar
Trenggalek, 4 Mei 2025 – Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah melaksanakan kegiatan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Gelombang 1 untuk Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan i
Gandeng Praktisi Profesional sebagai Penguji, MA Darunnajah Gelar Ujian Keterampilan Kelas XII
MA Darunnajah Gelar Ujian Keterampilan Kelas XII, Gandeng Praktisi Profesional sebagai Penguji Trenggalek – Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah terus berkomitmen menghadirkan pendidi
MA Darunnajah Gelar Apel Peringatan Hardiknas 2025, Wujud Komitmen Meningkatkan Mutu Pendidikan
Trenggalek – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah menggelar apel pagi yang berlangsung dengan penuh khidmat d
MA Darunnajah Gandeng Puskesmas Trenggalek Gelar Penyuluhan Anti Pergaulan Bebas, Napza, dan HIV
Trenggalek, 26 April 2025 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah kembali menunjukkan langkah nyata dalam memberikan pembina
Prestasi Membanggakan! Siswa MA Darunnajah Lolos Seleksi Nasional SPAN-PTKIN 2025
Trenggalek, April 2025 – Prestasi kembali ditorehkan oleh siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah. Empat peserta didik dinyatakan lolos dalam Seleksi Prestasi Akademik Nasiona
Semangat Baru Pascalebaran: Awali Hari Pertama Sekolah dengan Senin Mumtaz dan Halal Bihalal
Trenggalek, 14 April 2025 – Suasana penuh semangat dan kebersamaan kembali menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Darunnajah pada hari pertama masuk sekolah pascalibur panjang Idu

